Gathering Media dan Blogger bersama Rumah Sakit Awal Bross Panam

Senin minggu lalu, 27 Februari 2017, rekanan media dan blogger diundang untuk mengikuti gathering oleh Rumah Sakit Awal Bross Panam di ruang M. Syekh, Rukan Lt. 1. Pada gathering ini, pihak Awal Bross memberikan edukasi mengenai Penderita Saraf Terjepit. Nah, sebagai makhluk yang sering banget kena sakit pinggang, materi ini berguna banget buat aku pastinya. Ternyata penyebab dari sakit pinggang itu 40-45 persen nyeri sendi tulang belakang: 25-40 persen saraf kejepit: dan 15-30 persennya radang sendi panggul. Jadi gak semua sakit pinggang disebabkan oleh saraf kejepit ya. Salah satu tanda saraf kejepit adalah kalo sakitnya berasa sampe ke betis, kata Dr. Maria Arasen, SpS, sih gitu. Jadi kalo aku analisa sendiri, berarti sakit pinggang yang sering aku rasain itu bukan dikarenakan saraf kejepit karena sakitnya cuma bagian pinggang aja.

Selain memberikan edukasi, pihak Awal Bross juga mengajak peserta untuk Tour Hospital. Jadi kami para peserta diajak berkeliling melihat kondisi UGD, liat laboratoriumnya, liat ruang untuk pemeriksaan gigi, liat alat CT Scan, Cath Lab dan juga dijelasin gimana cara kerja alatnya, prosedur kerja perawat dan dokter, serta bagaimana penanganan pasien berdasarkan jenis kegawatdaruratan kondisinya.

img_7970

Dari tour hospital ini aku baru tau fungsi 4 warna yang ada di UGD, garis warna merah, kuning, hijau, dan hitam. Kalo line merah, itu untuk kondisi pasien yang gawat darurat, misalnya serangan jantung, kecelakaan lalu lintas dan keadaan darurat lainnya yang harus segera ditolong karena menyangkut keselamatan pasien. FYI, alasan dokter atau perawat melarang pihak keluarga untuk ikut masuk ke UGD jika kondisi pasien darurat adalah agar dokter atau perawat yang bekerja leluasa untuk memberikan penanganan kepada pasien dengan berbagai situasi. Karena penanganan seperti ini bermain dengan kecepatan waktu, sehingga tim medis harus bergerak cepat. Dan untuk menghindari pertanyaan dan hal-hal lain yang tidak perlu dalam keadaan mendesak seperti itulah pihak keluarga diharuskan menunggu di luar. Betul juga sih. Jadi jangan kesal lagi yah kalo ntar perawatnya melarang masuk, kayak yang di sinetron-sinetron gitu haha

img_7979

Trus pas main ke ruang Cath Lab atau Catheterization Laboratory sempat syok denger harganya yang mahal banget itu. Kalo dibeliin lepat bugi, 7 turunan aku bisa makan itu kurasa haha. Puluhan M kalo aku ga salah. Jadi Cath lab ini adalah layanan di rumah sakit yang bisa memvisualisasikan arteri dan bilik jantung dengan sebuah alat. Jadi, dengan alat ini bisa tahu gimana penanganan penyakitnya sesuai dengan hasil pemeriksaan alatnya.

img_7975

Pokoknya aku puas banget hari itu diajak keliling sambil dapat penjelasan dari dr. Rumatha Veralisa, panggilan akrabnya sih dokter Caca. Jadi tau banyak soal ruang-ruang di rumah sakit. Oiya, yang aku baru tau adalah ternyata rumah sakit awal bross itu didirikan oleh orang Riau. WOW. Dan sekarang sudah punya 10 cabang di seluruh Indonesia. Kereeeeen gak tuh?!

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s