Social Media Marketing, Branding Era Digital

Belum setahun menjadi social media officer di @kongkownulis, komunitas yang concern di bidang literasi di Pekanbaru, membuat saya mengetahui banyak hal baru yang berkaitan dengan sosial media. Seperti, konten apa yang menarik bagi followers, bagaimana insights akunnya dalam waktu tertentu, bagaimana engagement setiap postingan, dan sebagainya.

screenshot-2016-11-30-13-44

Sekarang, hampir semua orang sudah menggunakan dan berinteraksi di media sosial. Media sosial seperti Facebook, Instagram, dan Twitter dilirik untuk melakukan pemasaran suatu brand maupun campaigns. Seperti yang kami lakukan di kongkownulis, memanfaatkan sosial media dan website untuk menyebarkan campaign: Read, Write, Publish, and Inspiring!

Meski masih dalam bentuk sederhana, tapi saya baru menyadari semua yang telah kami kerjakan terutama mengoptimalisasi penggunaan media sosial, itu semua sudah termasuk dalam digital marketing atau lebih spesifiknya social media marketing.

digital-marketing-image-1
source: Google

Dalam Digital Marketing, dikenal istilah The TCEO Model, yaitu Think, Create, Engage, Optimize. Jadi, sebelum memulai promosi, harus direncanakan dulu strategi pemasaran dipilih seperti apa. Apa tujuan yang ingin dicapai, konten yang ingin dibagikan, siapa sasaran dari campaign kita, dan sebagainya. Inilah yang dinamakan Think. Itulah yang selalu kami diskusikan antar tim sosial media KongkowNulis.

cwu1plyukaav2pa
Source: Pejuangdigital.id

Ketika mengeksekusi, kita bertindak selaku creator di sosial media. Konten yang ingin dinaikkan haruslah menarik bagi target sasaran kita. Perlu adanya dukungan dari segi visualnya, seperti desain. Tulisan juga harus mendukung konten untuk menjelaskan apa yang kita promosikan. Sehingga membutuhkan konsep copywriting. Agar konten yang diposting tersampaikan dengan baik, runtut, menarik, mudah dipahami  oleh target sasaran.

Setelah konten dinaikkan, kita bisa mengarahkan traffic postingannya seperti apa. Bisa dengan melakukan endorse, membangun komunikasi dengan followers, promosi berbayar lewat jasa yang tersedia, dan lainnya. Dari traffic ini kita biasanya bisa tau konten seperti apa yang disukai followers, rentang usia target market kita, yah, kira-kira kita tahu insight akun kita seperti apa.

15035559_849492721859753_138097187274883072_n
source: pejuangdigital.id

Dari data traffic tersebut, kita bisa menganalisa dan menentukan apakah campaigns/promosi brand yang kita lakukan berhasil mencapai target apa tidak. Sehingga dari sinilah kita bisa mempertahankan dan mengimprove untuk postingan selanjutnya. Jadi istilahnya ini tahap evaluasi gitulah. Apa yang bagus dipertahankan bahkan ditingkatkan. Kesalahan-kesalahan atau yang kurang menarik minat followers untuk selanjutnya bisa dihilangkan dan dicoba strategi baru.

Sebenarnya ya, digital marketing itu gak sesimpel ini. komplit banget dan mungkin agak rumit juga. Pastilah marketing itu kan dasarnya emang gak gampang. Tapi kira-kira aku baru sampai pengetahuan dan pengalamannya disini doang. Makanya pengen belajar lagi, biar lebih pro. Pengalaman dan pengetahuan saya ini didapat setelah berkutat di dunia sosial media marketing untuk komunitas KongkowNulis. Menyebarkan campaigns dan promosi di dunia digital itu bisa dihitung dengan data dan angka, beda dengan cara konvensional yang kita gak bisa tau angka-angkanya. Apalagi bagi suatu komunitas yang tidak profit oriented, tentu memanfaatkan sosial media jauh lebih menguntungkan dibandingkan dengan menyebar pamphlet, brosur, spanduk, yang biayanya mahal dan belum tentu juga dibaca orang. Buang-buang uang dan kertas.

Ternyata belajar dunia pemasaran digital itu seru! Kita dituntut menjadi kreatif dan inovatif. Pastinya, di sosial media kita harus tau apa yang kita promosikan daan siapa target kita. Berapa rentang usia, jenis kelaminnya, pekerjaannya, dan sebagainya. Dengan begitu apa yang diinginkan bisa tercapai, tepat sasaran.

15034515_1256567821067019_812979425858551808_n
source: pejuangdigital.id

Nah, sebagai anak muda, kita dituntut untuk jadi pekerja industry kreatif di era digital. Bisa dibayangin kan  ke depannya era new media seperti website maupun sosial media lebih dilirik oleh semua kalangan untuk melakukan promosi barang, jasa, atau campaigns komunitas-komunitas. Jika tidak mempelajari dunia digital marketing dari sekarang mau kapan lagi? Persaingan di masa depan makin ketat, loh! Jadi, mari cari tau dari sekarang! #pejuangdigital2016

 

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s