Apa Sebenarnya Makna 17 Agustus Buatmu?

Dua hari yang lalu negara kita baru saja memperingati hari kemerdekaan yang ke-71. Biasanya akan dilaksana pengibaran bendera merah putih di pagi harinya, sekitar pukul 10.00, di seluruh penjuru wilayah Nusantara. Gak hanya di Istana negara, lapangan kantor gubernur, walikota/bupati saja, tapi di setiap sudut. Semua turut memperingati hari yang penuh nilai historis bagi negeri ini.

Nah, kebetulan pas tanggal 17 Agustus kemaren, aku menyaksikan pengibaran bendera di lapangan yang gak jauh dari rumah. Di wilayah kantor kecamatan. Lapangannya rame banget, maklum ada beberapa sekolah mulai dari SD, SMP, SMA sederajat yang ada di kecamatan itu. Belum lagi para guru dan pegawai instansi yang ada. Juga diramaikan oleh masyarakat sekitar yang ingin menyaksikan penaikan bendera oleh paskibraka SMA yang terpilih. Dan dipenuhi juga oleh para pedagang yang udah ngetem disana sejak subuh.

Percaya atau enggak, aku gak merasakan sedikitpun kehidmatan dari upacara yang digelar. Kalo dulu semasa masih sekolah, aku merinding waktu bendera dinaikkan diiringi lagu Indonesia Raya yang berkumandang. Suasana yang tertib, gak ada yang duduk/jongkok dibarisan belakang kecuali yang sakit. Tapi kemaren? Cukup membuatku tersentak.

IMG_5169

Ketika bendera dinaikkan, itu anak sekolah duduk-duduk santai barisan belakang, yang ngobrol lah, yang antri beli jajan lah, yang sibuk dengan tongsisnya merekam momen-momen yang ada untuk dimasukkan ke jejaring sosial miliknya, malah ada yang dengerin dan nyanyiin lagu dari smartphonenya. Hey, itu bendera lagi dinaikkan loh. Sumpah, aku geram sendiri. Yang hormat dan mengikuti upacara dengan hidmat ada juga, tapi apa yang tertangkap oleh mataku membuat hati ini panas. Guru yang mengawasi dibelakang malah terlihat cuek dan tak menegur siswa/siswinya berlaku seperti itu. Miris.

Aku akuin cuaca waktu dilaksanakan upacara tersebut memang terik banget. Tapi apakah bisa itu jadi alasan untuk tidak mengikuti upacara dengan baik dan tertib? Hey, kita harusnya bersyukur, negeri ini sudah merdeka. Setidaknya kita hanya menentang terik mentari, tidak seperti para pahlawan yang berjuang dengan berkorban nyawa. Kita tidak dihadapkan dengan situasi perang fisik seperti itu lagi, setidaknya hormati dan hargai semua perjuangan leluhur bangsa, toh hanya diminta untuk upacara saja. Namun, malah demikian. Tak ada lagi rasa hormat yang tertanam dalam diri, masihkah ada rasa nasionalisme dan cinta tanah air dalam diri? Patut kita bertanya pada diri sendiri.

IMG_5168

Belum lagi para pedagang yang memenuhi sisi tepi lapangan. Aku gak menyalahkan juga, karena mereka mencari nafkah. Tapi, astagaaa, sampah berserak dimana-mana. Banyak banget. Di lapangannya, juga di selokan kecil di pinggir lapangan. Aduh, mereka yang habis beli makan/minuman, bungkusnya dijatuhkan aja sesuka hati dimana-mana. Aku gak tau ini mesti menyalahkan siapa. Yang penting adalah kesadaran dalam diri sendiri, sadar akan kebersihan lingkungan.

IMG_5174

Jadi, muncul pertanyaan besar dalam pikiran ini, apa makna 17 Agutus buat kita??

 

Advertisements

4 thoughts on “Apa Sebenarnya Makna 17 Agustus Buatmu?

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s