Mereka Memantaumu, Hati-hati!

Message-received-green-1400x800-c-default

image: http://blog.gettimely.com/message-received/

Kemaren sore sekitaran pukul 3, aku dapat sms dari salah satu restoran yang makanan utamanya ayam goreng, you-know-what-I-mean. Kalian pernah dapet juga gak sih? Yang isi pesannya itu ngasih paket makan murah sekitar belasan ribu gitu. Nah, pasti udah pernah kan dapet sms yang sejenis? Pernah ngerasa gak kalian dipantau gitu gak?

Kemaren, kebetulan aku lagi ikut workshop broadcasting journalistic yang diadain Diskominfo Pekanbaru di Hotel Alpha, Harapan Raya. Terus setelah sekitaran sejam disana, aku cek Alex (nama handphone nokia kecil aku) ada pesan masuk dari ‘si Restoran’ itu. Isinya kira-kira gini, “Dapatkan paket makan ayam murah+ini+itu hanya Rp xxxxx. Tukarkan sms ini di *** HARAPAN RAYA terdekat”

Dan waaaw, aku langsung ngerasa what the…. dari mana dia tau kalo aku lagi di Harapan Raya coba? Setelah lama ‘terpikir’, akhirnya aku tau. Beberapa menit sebelum pesan itu masuk, aku check-in di path kalo lagi di hotel alpha. Otomatis disitu ada alamatnya pasti kan. Daaan, yaaah, mereka pasti tau dari situ. Pernah beberapa saat lalu, waktu aku lagi ke Depok. Baru aja aku turun dari damri, eh Alex berdering, ada pesan masuk dari ‘Si Restoran khusus donat’. Hampir sama, aku juga disuruh untuk tukarkan sms itu ke outletnya terdekat di Depok. Gak sekali doang aku dikirimin, adalah sampe 4-5 kali selama aku disana. Itu juga sama, persis setelah aku berkirim kabar dengan teman dan saudara via sosial media. Waaah parah, kita selalu dipantau!

Pernah terpikir gak semenjak kita bergaul dan akrab dengan internet, hampir tak ada ruang privasi buat kita. Coba pikir, meski itu mungkin bukanlah hal penting bagi kita (semisal dikirimin sms seperti itu), tapi tetap saja itu bisa menjadi renungan. Oke, jika data kita dilihat oleh mereka (katakanlah restoran-restoran seperti itu) dimanfaatkan untuk marketing. Pernah nyadar gak kalo misalnya kita baru sebatas ngobrol dengan teman di whatsapp atau instagram atau media sosial lain, eh pas buka facebook berita terkait yang kita omongin barusan langsung muncul di beranda? Segitunya yah mereka ini ingin tau tentang kita. Bisa kebayang gak kalo data kitaitu didapat oleh “orang-orang jahat“?

Tanpa disadari, beraktivitas di sosmed memberi banyak bahkan semua orang kesempatan mengkonsumsi dan mempelajari aktivitas harian kita. Aktivitas ini rutin dilakukan sehingga membentuk pola tertentu. Dari sinilah mereka mendapatkan data pribadi diri kita. (Well, aku gak terlalu paham juga, tapi ini pemahaman aku setelah baca dan diskusi juga dengan beberapa teman masalah hilangnya privasi di dunia maya 😀 Jadi mohon di koreksi juga yaaa). Yang ditakutkan adalah ketika data ini dimiliki oleh mereka yang berniat tidak baik.

Misalnya seperti kasus check-in di sosmed tadi. Jika itu diketahui oleh orang-orang yang hendak melakukan kejahatan, sangat mudah bagi mereka mengetahui keberadaan ita (lha orang kita sendiri juga yang kasih tau kan?) Nah, sadar gak sih kita? Bisa-bisa niat hati ingin berbagi kepada sahabat baik dan saudara apa dan dimana kita, eh malah “mereka yang tak diinginkan” pula yang memanfaatkan peluang.

Jadi, ini juga pelajaran buat aku. hati-hati jika hendak melaukan sesuatu di sosial media. Tidak mesti semua aktivitas kita juga yang harus dibagikan ke orang lain kan? Yakinlah, keselamatan jauh lebih penting daripada “kesenangan pamer” kepada orang lain. Kita gak mau juga kan kehidupan kita semuanya diketahui banyak orang. Kalo aku sih, masih butuh area privasi. So, think smart when you visit your social media!

Advertisements

4 thoughts on “Mereka Memantaumu, Hati-hati!

  1. Kalo yang sms promosi dari resto/merchant, setau aku itu model promosi jaman sekarang. Jadi mereka bikin sistem dalam radius sekian meter akan mengirimkan sms promosi mereka ke customer provider tertentu (tergantung kerjasamanya). Jadi ada agency sendiri yang ngurusin ini, mereka dapat database nomor2 hp dari provider tertentu trus nanti tinggal disortir deh promonya mau diblast ke customer yang kayak gimana, perempuan atau laki-laki, dan range usia berapa. Tergantung request dari perusahaannya. Jadi bukan berarti mereka mantau posisi kita ada di mana. 🙂

    Tapi bener sih main socmed tetap harus hati-hati. Data-data yang private jangan asal dishare ke socmed. Yang paling sering kecolongan biasanya kalo kita tag location di rumah yang bikin orang-orang jadi bisa tau lokasi rumah kita di mana.

    1. Oh gitu yah kak. Aku kira itu sejenis sama iklan di sosmed gitu. Yg misalnya ntik tiba-tiba di fb apa dimana gitu udah ada aja barang/jasa yg kita perlu. Soalnya ada yg pernah bilang kalo sekarang dijaman sosmed hampir gak ada lagi ruang privasi buat kita. Database kita bisa dimiliki siapa saja.
      Yap betul kak, sekarang semua orang nge-share apa aja. Sampe ke hal yg pribadi bahkan jadi konsumsi semua orang.
      Btw Makasih ya kak, udah mampir hihi jadi paham sekarang cara kerja orangnya gimana xD

      1. Iyaa soalnya temenku ada yang pernah kerja di agency sms blast itu dan sistemnya ya secara otomatis akan terkirim sms ke nomor kita kalo kita lagi ada di radius yang mereka tentuin. Paling sering tuh di mall, sms-sms promo apalagi kalo join member di salah satu merchant, misal body shop, nah begitu masuk mall pasti dapat sms promonya. Karena pas registrasi member kan kita daftarin no hp jadi mereka masukin deh no hp kita itu ke database orang2 yang mau diblast smsnya kalo kita masuk ke area mall tsb.

        Kalo di iklan fb itu sistemnya kayak adsense. Dia ‘merekam’ pencarian terakhir kamu, trus munculin lagi deh di web berikutnya yang kamu buka, biar kamu jadi beli gitu hehe. Misal abis browsing2 baju di lazada atau cari tiket di traveloka, pas buka fb pasti ntar muncul lagi item yang kita cari itu. Prosesnya sama dgn iklan/adsense yang terpasang di blog kita. Kalo akhirnya orang jadi beli, kita dapat deh komisinya. Gitu juga dgn fb. Kalo ada yang beli ngekliknya dr fb, fb bakal dapat komisi. 😀

        Sip sama-sama, Tika. Semoga informasinya dapat dipahami yaah hihi. Tapi tetep harus ekstra hati-hati kalo main socmed. Makin canggih sesuatu pasti makin besar juga peluang kriminalnya. 😀

      2. Oh gitu yah kak cara kerjanya. Pantesan kadang suka bingung juga kok mereka tau kita ada disini disananya. Hahah dapet ilmu baru deh.
        Siiip, noted yah kak 😁

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s