Si Unknown Number

Pagi Selasa kemaren tiba-tiba HP ku berdering. Nomernya gak dikenal alias nomer baru. Nomornya sebelas angka, segeralah aku angkat. Diujung sana suaranya terdengar pelan, kalau aku bisa menebak sepertinya dia sakit.

“Halo, Tika. Pagi ini ke kampus?”

“Iya. ini siapa?”

“Jam berapa? Boleh minta tolong?”

“Eh, ini SIAPA?”

“Ga kenal ya, Dek, dari suaranya?”

Alamak, siapa sih ini orang? Kalo kalimat yang terakhir itu udah keluar biasanya Continue reading “Si Unknown Number”

Nasehat dari Sesepuh untuk Penulis Pemula

Sabtu lalu mungkin menjadi hari ter-zonk yang aku alamin. Pasti tanya kenapa. Aku gak mau bahas kenapanya, sih, kali ini. Bukan itu fokusnya 😀 boleh saja kami “unlucky” banget, tapi ada sesuatu yang lain yang juga asyik, kok. Eits, tunggu. “Kami”? iya, Sabtu itu bukan hanya The Unlucky Saturday buat aku, tapi juga dua orang ‘sepuh’ ku di komunitas Kongkow Nulis, Bang Ebi dan Bang Kamal. Continue reading “Nasehat dari Sesepuh untuk Penulis Pemula”

Ketika Produk Luar Menjadi Kebanggaan

Tadi sore sebuah notification path masuk ke handphoneku. Seorang teman baru saja “check-in” disalah satu gerai makanan cepat saji yang baru buka bulan lalu. Bukan pertama kalinya, bahkan rata-rata semua teman-teman yang menggunakan sosial media sering mengabarkan pada semua orang kalau dia sedang berada di gerai makanan produk luar negeri tersebut. Entah kenapa aku selalu merasa miris dan entahlah. Yang jelas bukan perasaan iri😁 Continue reading “Ketika Produk Luar Menjadi Kebanggaan”