Book Review : Italy Spring in June, Romansa Cinta di Negeri Piza

Italy, Spring In June! God, that’s a great novel.

Aku gatau harus menceritakan novel ini seperti apa. Rasanya tuh susah buat dijelasin.

Well, aku bakal ngasih sedikit bocoran tentang novel romansa cinta sepasang manusia di negeri Piza, Italia. Kisah cinta ini tentang Amara, wanita karir yang kehilangan pekerjaan dan menjadi sebatang kara setelah ayahnya meninggal dunia. Ternyata semua musibah yang menimpanya mengantarkannya bertemu dengan seseorang di Italia, yang begitu sempurna (sampai-sampai gue sendiri pengen menemukan lelaki seperti dia), Hans namanya.

Tau gak, aku tuh sampai berekspresi layaknya yang ada dicerita itu aku. Teriak-teriak ‘so sweet’ sendiri waktu menikmati novel ini. Sumpah, aku kayaknya alay banget deh saat itu.

Novel yang berwarna biru kehijau-hijauan (Ah, gue gak tau ini warnanya apa :D) ini tak melulu bercerita kisah romantis Amara dan Hans, tapi pembaca akan dibawa berpetualang di Italy. Mulai dari Milan, Fosdinovo, Cinque Terre, Venezia, dan tempat-tempat lainnya. Tak hanya itu, novel ini juga mengenalkan kepada pembaca mengenai berbagai jenis makanan khas Italia.

Aku yakin, ketika kalian memutuskan membaca buku ini adalah pilihan yang tepat. Tenang, ceritanya gak ngebosenin kok. Kita bakal ngerasain gimana rasanya dikejar-kejar sama gang mafia Italia yang terkenal. Tak cuma itu, novel ini memberikan kesegaran batin, kedamaian jiwa, dengan nilai-nilai Islam yang disampaikan Penulis melalui penggambaran karakter-karakter yang ada.

Tapi jujur, aku gatau kenapa novel ini berjudul “Italy, Spring In June”. Dari awal hingga akhir novel, tak ada satupun cerita yang berhubungan dengan bulan Juni. Yah, mungkin ini bisa dipertanyakan kepada Penulisnya hehe

Pada cover belakang novel terdapat synopsis yang menggambarkan cerita keseluruhan novel. Disitu dikatakan bahwa Amara terlibat dengan penjualan senjata illegal. Namun, yang aku temukan setelah membaca novel bahwa gang yang dimaksudkan itu bukannya sindikat penjualan senjata illegal, melainkan gembong narkoba yang berbahaya di Italia.

Totally, banyak banget pelajaran yang gue dapet dari novel ini. Bahwa setelah berbagai musibah pasti ada sesuatu yang indah. Layaknya pelangi yang baru akan muncul setelah adanya hujan. Gue gak nyesal membeli novel ini. Terima kasih Mbak Sandra D atas buku yang begitu romantic. Terima kasih sudah membuat gue merasa berbunga-bunga selama membaca buku ini. Sedikit bocoran, gue gak pernah berekspresi sedemikian aneh dan berbunganya ketika membaca novel sebelum ini, haha.

So, This novel is recommended banget deh. Apalagi buat lo yang memutuskan untuk pacaran setelah menikah, buku ini bakal makin menguatkan tekadmu. Happy reading, Bella 😀

Advertisements

4 thoughts on “Book Review : Italy Spring in June, Romansa Cinta di Negeri Piza

  1. Sandra D

    Assalamualaikum Tikaazaria…

    Salam kenal ya, saya “Sandra D” penulis novel Italy, Spring in June.
    thanks ya untuk reviewnya. saya jg ikutan senyum – senyum baca tulisan kamu.
    Novel ini diberi judul Italy, Spring in June karena: settingnya di musim semi (coba baca halaman terakhir bab-5, itu menunjukkan kalau settingnya di musim semi). kenapa bulan Juni? di Italy musim semi jatuh pada bulan maret- Juni. sy pilih juni krn kata “in June” kyknya lbh romantis drpd in March atau in April atau in May.
    Sebenarnya judul “Italy Spring in June”, kata Italy itu mengacu pada tokoh utama “HANS” yg notabene org Italia. jadi , secara keseluruhan maksud judul: Italy, Spring in June adalah cinta Hans yg tumbuh mekar di penghujung musim semi yaitu bulan juni. (Hans itu cowok yg patah hati). That’s all.

    Okey, Tika. sekarang gak bingung lagi, kan? 🙂

    Kalau ingin bertualang ke Amsterdam, jgn lupa baca novel saya :
    “Merah Jingga Langit Amsterdam”
    dan
    bertualang ke London di Novel “Bila Musim Telah Berganti”

    Happy reading ya…..

    SANDRA D

    Penulis

    1. Wa’alaikumsalam. Waaah ada Mbak Sandra😆 senang sekali mendapat kunjungan dari Mbak.
      Hehhe baru ngerti sekarang. Pengen baca mbaaak, itu buku baru setelah italy spring in june yah Mbak?
      Oiya mbak, andai sosok Hans dengan mata hazel itu beneran nyata, pasti udah bikin aku ileran wkwkwkw
      Makasih ya mbak udah nyempetin mampir sini.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s