New Year’s Eve

Hanya tinggal hitungan jam saja tahun ini akan berakhir. Tepat hari ini adalah hari terakhir ditahun 2014. Dua belas bulan tanpa terasa berlalu begitu saja. So guys, apa saja cerita bersejarah yang sudah kalian buat?

Melewatkan malam pergantian tahun bukan soal bagaimana cara kamu merayakannya, tapi ini tentang cara kamu menghargai apa yang sudah kamu lakukan dan dapatkan dua belas bulan belakangan. Coba cek di buku harianmu list yang sudah kamu tulis di awal 2014. Yah kalo orang bilang sih resolusi. Apa saja yang sudah terceklis dan apa yang masih manteng duduk manis disana?

Mengingat pencapaian bukan bermaksud untuk membuat diri menjadi sombong akan apa yang sudah didapat, tetapi mencoba menghargai sekecil apapun itu. Karena katanya, untuk mendapatkan sesuatu yang besar, cobalah untuk menghargai hal-hal yang kecil.

Ngemeng-ngemeng, berhubung bentar lagi kita bakal masuk ke tahun 2015. Nah, sudahkah kamu buat resolusimu untuk 365 hari kedepan?

Emang mesti yah di tulis? kan bisa diinget aja!

Eh, jangan salah yah! Menulis merupakan cara tradisional yang membuat kita gak bakal lupa. Selain itu, menulis semua target yang harus dicapai, akan membuat kita lebih siap dalam pencapaiannya. Maksudnya, dengan menuliskan resolusi, kita bisa menyusun strategi, action apa yang bakal diambil untuk mewujudkannya. Apalagi jika kamu menempelkannya di dinding kamar. Bangun tidur, pulang sekolah atau kampus, habis hang-out, pulang liburan, apapun kegiatannya, ketika masuk kamar, kamu langsung deh ‘di hantui’ sama semua resolusi itu. Hehe gaenak yah denger kata dihantui. tapi yah gak apa kalo dihantui sama semua yang bakal jadi nyata, Aamiin. Jadi bisa semacam alarm gitu. Eh yang ini belum kecapai, bulan ini belum ada “nyeklis” dan bla bla bla.

Kalo misalnya cuma ditargetin dan diinget dalam pikiran, itu bisa kelupaan meeen. Lagian coba aja lo pikir, pelajaran yang disampaikan sama guru di sekolah tadi pagi aja, malamnya pasti udah lupa. Yakan? Tapi yah, itu semua balik ke pribadi masing-masing deh. Belief it or not aja.

Mari gaeess kita tatap masa depan, lupakan semua luka dimasa lalu. Yakinlah Tuhan tak akan membiarkan orang yang sudah berupaya maksimal masih terjebak dengan hasil yang minimal. Aseeekkkk…

foto diambil dari koleksi http://revistakuadro.com/

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s