FYI: Ternyata Bahasa Indonesia berasal dari Bahasa Melayu Riau

Akhirnya, setelah sekian lama tak menulis akibat jadwal yang padat -ceelahh- postingan inii bisa di publish juga.

Kali ini mengenai bahasa Indonesia. Sengaja sih gue ngomongin tentang bahasa, soalnya belum lama, tanggal 28 Oktober lalu diperingati hari sumpah pemuda.

Tau gak, sebenernya bahasa Inonesia itu sendiri awal mulanya diadopsi dari bahasa melayu Riau? Nah, akupun sebenernya baru tau beberapa minggu yang lalu. Bangga donggggg 😀

Sejarahnya tuh gini, dulu kita pasti tau kalo kerajaan Sriwijaya merupakan kerajaan terbesar di Nusantara. Sriwijaya merupakan kerajaan maritim yang berlayar ke seluruh pelosok Tanah Air untuk berdagang. Mereka sudah dipastikan menggunakan bahasa melayu sebagai bahasa komunikasi sehari-hari, meskipun menurut beberapa buku tak di temukan bukti-bukti tertulis yang memang dapat di pegang sebagai acuan.

Nah, dari merekalah bahasa melayu tersebar. Hingga melahirkan banyak sekali versi-versi bahasa melayu menurut daerah masing-masing. Ada dialek melayu Ambon, Jakarta, Sumatera dan sebagainya.

Kemudian ketika bangsa penjajah mendarat di Indonesia, mulai dari bangsa portugal hingga Belanda, diresmikanlah bahasa melayu menjadi bahasa pengantar di sekolah-sekolah. Karena memang masyarakat kala itu menggunakan bahasa melayu sebagai bahasa sehari-hari.

Agak keder juga kali yah mereka, pas tau kalo kita, bangsa indonesia waktu itu pake bahasa melayu. Bingung tuh pasti mereka 😀

Berlanjut ke masa penjajahan Jepang. Taulah waktu itu Jepang dan Belanda bagai musuh bebuyutan, otomatis Jepang melarang keras untuk menggunakan bahasa musuh. Itu membawa berkah bagi terbentuknya bahasa indonesia kedepannya. Yah kalo kita bisa berfikir positive, ‘semua ada hikmah’. Iya, memang segala sesuatu yang sudah atau sedang atau bahkan yang akan terjadipun semua ada hikmah jika dilihat dari sudut pandang yang berbeda. Meski mereka (Orang Jepang) begitu menyakiti rakyat Indonesia, tapi secara historis secara tidak langsung mereka membantu proses lahirnya Bahasa Indonesia.

Sebenernya dari awal pemuda-pemudi di Sumatera sudah berhasrat agar bahasa melayu dijaddikan sebagai bahasa persatuan. Terutama Bahasa Melayu Riau karena dianggap sebagai Bahasa Melayu Tinggi.

Mengingat kesulitan-kesulitan untuk mempersatukan pelbagai suku bangsa di Indonesia, maka pada tahun 1926 Jong Java merasa perlu mengaku suatu bahasa Daerah sebagai media penghubung semua pemuda-pemudi Indonesia. Bahasa Melayu dipilih menjadi bahasa perantara. Pemuda-pemudi di Sumatera telah lebih dahulu menyatakan dengan tegas hasrat mereka agar bahasa Melayu dipakai sebagai bahasa perstuan. Dalam kongres II Jong Sumatra misalnya, mereka dengan tegas memutuskan untuk memakai bahasa Melayu Riau, yang disebut juga Melayu Tinggi, sebagai bahasa persatuan.” Dikutip dalam buku “Bahasa Indonesia” yang ditulis oleh Hasnah Faizah

Dan tibalah saat yang ditunggu-tunggu, yaitu tanggal 28 Oktober 1928 diikrarkannya Sumpah Pemuda, yang salah satu isinya menyebutkan Berbahasa Indonesia.

Meski dalam perjalanan perkembangan bahasa Indonesia, berbagai bahasa daerah dibakukan menjadi bahasa Indonesia seperti bahasa betawi, sunda, jawa dan sebagainya.

Yah seperti itulah pemahaman gue tantang sejarah Bahasa Indonesia. Tentu gue sangat bangga karena bangsa Indonesia diangkat dari bahasa melayu, Melayu Riau pulak 😀

Tulisan ini aku tulis berdasarkan cerita yang aku baca dari buku “Bahasa Indonesia” Hasnah Faizah.

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s