Bulan Terbelah di Langit Amerika

Br2x-O8CAAA7iNA Apa yang ada dalam benak kalian ketika mendengar judul dari buku keempat mbak Hanum dan Mas Rangga?

Excited! Itulah kata yang tepat ketika saya tahu buku itu akan diluncurkan di Bulan Juni lalu. Yah, meski saya tak langsung memiliki buku ini ketika launching di Gramedia -perkara klasik sih hehe-. Sebulan setelahnya, barulah saya akhirnya membaca buku ini.

Satu kata, Greattttt…sungguh tak terbayang sebelumnya. Saya mengira buku ini tentang perjalanan penulisnya. Tapi sungguh di luar dugaan. Ini tentu bukan sekedar “perjalanan” biasa, ini perjalanan spritual yang menggugah hati umat muslim yang membaca.

Awal cerita dari buku ini, kita disuguhkan dengan pertanyaan yang begitu menohok bagi umat muslim. “Would the World be better without Islam?”. Dan saya yakin semua dari kita, yang seiman dengan keras teriak NOOO!

But why? Karena kita memeluk agama Islam? Karena kita bagian darinya? Jawaban yang dasar sekali. Tentu karena kita muslim, tidak salah jika kita marah ketika sebagian penduduk dunia mengira dunia akan aman tanpa agama yang dibawa Nabi SAW. Tapi apa alasannya jika dilihat dari sudut pandang yang netral? Nah, kenetralan itulah yang coba disajikan Mbak Hanum beserta suaminya di edisi buku kali ini.

Sama seperti buku sebelumnya, Penulis dengan nama lengkap Hanum Salsabiela Rais selalu menggabungkan Masalah keagamaan dengan balutan sejarah. Pengetahuan yang luas dengan perjalanan dan pengalaman menjelajah beberapa negara membuat buku ini bagai jendela. Kita seakan-akan dibawa menyaksikan peradaban dunia.

Dulu -sebelum membaca buku BTdLA- saya pikir hanya Eropa yang punya cerita klassik tentang peradaban Islam. Bagaimana Islam yang sempat berkembang bahkan berjaya di benua biru. Dengan begitu banyak bangunan serta karya seni yang dihasillkan umat muslim kala itu. Terntu saya pikir hanya Eropa yang punya sejarah indah seperti itu, yang begitu menarik bagi saya. Namun, buku dengan cover bulan yang terbelah dengan patung Liberty serta landmarks yang ada di negeri Paman Sam yang terkenal itu, ternyata tanah Columbus ini juga tak lepas dari peran orang muslim dalam sejarahnya . Amerika yang kita tahu hanyalah daratan yang ditemukan oleh Columbus, ternyata  jauh sebelumnya, para musafir-musafir muslim dari berbagai benua sudah mendiami tanah tak bertuan ini. Columbus ternyata ditugasi dan dibiayai oleh Ratu Isabella dengan harapan menemukan daerah jajahan baru bagi Spanyol. Dan yang paling mengejutkan lagi, ternyata orang-orang Morisco yang dipaksa meninggalkan agama Islam oleh Ratu Isabella di Andalusia, melarikan diri hingga sampai ke benua ini. Mereka menikah dan berbaur dengan suku asli Amerika, Indiana. Koloni inilah yang disebut dengan Melungeon. Masih banyak lagi sejarah yang terangkum dalam buku ini. Sungguh recommended sekali untuk dibaca.

Ada juga mengenai visualisasi dari Nabi kita, Nabi Muhammad Saw. didinding Mahkamah Agung Amerika dengan Al-qur’an serta sederet tokoh-tokoh Amerika dan dunia. “The Great Law Givers on Earth” itulah judul dari lukisan tersebut. Meskipun haram hukumnya memvisualisasikan Nabi dalam segala bentuk, tapi satu hal yang pasti ialah, Amerika dengan segala kekuatannya melandaskan kedilan pada Al-qur’an dan Nabi kita, Subhanallah…. 

Dari buku ini juga, saya serasa berada didalam gedung WTC saat Black Tuesday 13 tahun yang lalu. Bagaimana orang-orang didalamnya begitu panik saat asap hiitam menelan mereka. Mencoba merasakan apa yang mereka rasakan ketika detik-detik terakhir dari sisa kehidupan mereka. Tragedi seluruh umat manusia. Buku ini semakin menegaskan bahwa, tiada rencana terindah selain rencana dan skenario Tuhan. Tiada segala sesuatu yang terjadi di muka bumi ini tanpa dibarengi hikmah dan menjadi “sebab” bagi orang lain.

“Ibrahim mengajari saya sesuatu. Usaha san berupaya sekuat raya, dalam keadaan apapun, hingga Tuhan melihat kesungguhan itu dan mengulurkan tangan-Nya. Ibrahim mengajari saya sesuatu yang bernama ikhlas. Ikhlas terhadap takdir yang sudah digariskan Tuhan, setelah usaha yang maksimal. Harapan besar yang kandas, belum tentu sungguh-sungguh kandas. Tuhan tak akan mengandaskan impian hamba-Nya begitu saja. Dia tak akan menaruh kita dalam kesulitan yang tak terperitanpa menukarnya dengan kemulian pada masa mendatang. Itulah mengapa mendedikasikan hidup saya untuk umat manusia.” -kutipan dari buku BTLA-

Air mata tak terasa menetes tanpa diundang ketika membaca tulisan demi tulisan, paragraf demi paragraf dalam lembaran-lembaran yang mengantarkan kita bertualang ke negara Adidaya. Mengetahui bagaimana perlakuan mereka terhadap muslim dari berbagai keturunan pasca tragedi 9/11. Menangis, miris, sedih, kesal, bahkan marah tak terima. Mereka yang menanggung akibat dari kesalahan sekelompok orang yang mengatasnamakan Islam.

Tidak semua pengalaman yang saya dapatkan dari buku ini tidak bisa saya ceritakan. Begitu banyak sekali. Sangat banyak. Saya berani bertaruh anda akan rugi jika buku ini tidak cepat-cepat Anda amankan hihi Terima kasih mbak Hanum atas pengalaman, pengetahuan, jalan-jalan yang mbak sajikan. Terima kasih atas karya indah yang telah sepasang suami istri ini hasilkan.

Advertisements

One thought on “Bulan Terbelah di Langit Amerika

  1. Haii Tika! Ikutan review buku Bulan Terbelah di Langit Amerika yuk karangan Hanum Rais Rangga Almahendra. Ini link nya: https://www.facebook.com/notes/gramedia-pustaka-utama/review-bulan-terbelah-di-langit-amerika/10153164276006982 hadiahnya ada merchandise lgs dari Amerika looh… Buruaan ya ikutan untuk tahap kedua sampai 1 oktober2014 nanti. Oya jgn lupa nonton 99 Cahaya di Langit Eropa the Final Edition tgl 30 Oktober 2014 yaaa!! ajak kawan kawan menggapai keajaibanNya!

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s