FYI : PERKARA YANG MEMBATALKAN PUASA

Image

Assalamu’alaikum Wr. Wb

Hai sobat Muslim Muslimah sekalian, gak terasa yah Ramadhan sudah memasuki malam ketiga. gak terasa yah? ๐Ÿ˜€

Mumpung puasa baru dua hari, gue tertarik untuk berbagi mengenai hal ini, Hal-hal yang dapat membatalkan puasa. Ini sih tema ceramah ramadhan di Mesjid tadi, tapi apa salahnya kita saling berbagi ilmu dan saling mengingatkan, bukan?

1. Berbohong atau berdusta.

Ini adalah hal yang pertama yang dapat membatalkan puasa. Selain itu, berbohong juga termasuk ciri-ciri orang munafik. Nah, jika kamu berbohong disamping membatalkan puasamu, kamu juga digolongkan kedalam orang-orang munafik. Mikir dulu deh kalo mau berbohong ๐Ÿ™‚ gue sih ogah. eiitttss, tapi ada loh dusta yang dapat pahala. Wah, udah bohong dapet pahal pulak. ๐Ÿ˜€ Iya, ada tiga macam dusta yang mendapat pahala, yaitu:ย 

  • Berbohong untuk menyenangkan hati Istri atau untuk menyenangkan hati suami. Tak ada salahnya jika kita menyenangkan hati pasangan kita, yakan? nah dusta yang seperti ini tuh mendatangkan pahala. Maka berdustalah banyak-banyak, hahahah -gak gitu juga keles- Hanya pada hal-hal tertentu saja loh.
  • Berbohong untuk mendamaikan dua orang yang bermusuhan.ย 
  • Berbohong untuk menyelamatkan nyawa orang lain.ย Contoh kasus, seseorang yang bersembunyi dari orang yang zhalim yang ingin membunuhnya, atau mau merampas hartanya. Lalu saat itu ada si fulan yang tahu dan ditanya tentang keberadaannya dan keberadaan harta tersebut. Maka wajib baginya berdusta demi menyelamatkan orang yang akan dianiaya tersebut dengan mengatakan tidak tahu atau menunjuk kan tempat lain. Karena menyelamatkan orang yang tidak bersalah (orang baik) dari kezhalimaan hukumnya adalah wajib. Sebagaimana kaidah “Apa yang tidak menyempurnakan sesuatu yang wajib kecuali dengannya, maka ia adalah wajib”.

2. Menceritakan Orang Lain / Bergunjing / ghibah. ย 

ุนูŽู†ู’ ุฃูŽุจููŠ ู‡ูุฑูŽูŠู’ุฑูŽุฉูŽ ุฃูŽู†ูŽู‘ ุฑูŽุณููˆู„ูŽ ุงู„ู„ูŽู‘ู‡ู ุตูŽู„ูŽู‘ู‰ ุงู„ู„ูŽู‘ู‡ู ุนูŽู„ูŽูŠู’ู‡ู ูˆูŽุณูŽู„ูŽู‘ู…ูŽ ู‚ูŽุงู„ูŽ ุฃูŽุชูŽุฏู’ุฑููˆู†ูŽ ู…ูŽุง ุงู„ู’ุบููŠุจูŽุฉู ู‚ูŽุงู„ููˆุง ุงู„ู„ูŽู‘ู‡ู ูˆูŽุฑูŽุณููˆู„ูู‡ู ุฃูŽุนู’ู„ูŽู…ู ู‚ูŽุงู„ูŽ ุฐููƒู’ุฑููƒูŽ ุฃูŽุฎูŽุงูƒูŽ ุจูู…ูŽุง ูŠูŽูƒู’ุฑูŽู‡ู ู‚ููŠู„ูŽ ุฃูŽููŽุฑูŽุฃูŽูŠู’ุชูŽ ุฅูู†ู’ ูƒูŽุงู†ูŽ ูููŠ ุฃูŽุฎููŠ ู…ูŽุง ุฃูŽู‚ููˆู„ู ู‚ูŽุงู„ูŽ ุฅูู†ู’ ูƒูŽุงู†ูŽ ูููŠู‡ู ู…ูŽุง ุชูŽู‚ููˆู„ู ููŽู‚ูŽุฏู’ ุงุบู’ุชูŽุจู’ุชูŽู‡ู ูˆูŽุฅูู†ู’ ู„ูŽู…ู’ ูŠูŽูƒูู†ู’ ูููŠู‡ู ููŽู‚ูŽุฏู’ ุจูŽู‡ูŽุชูŽู‘ู‡ู (ุฑูˆุงู‡ ู…ุณู„ู…)

Dari Abu Hurairah RA, Rasulullah SAW bersabda, โ€˜Tahukah kalian, apakah itu ghibah? Para sahabat menjawab, โ€˜Allah dan rasul-Nya lebih mengetahui.โ€™ Rasulullah SAW bersabda, โ€˜engkau membicarakan sesuatu yang terdapat dalam diri saudaramu mengenai sesuatu yang tidak dia sukai. Salah seorang sahabat bertanya, โ€˜Wahai Rasulullah SAW, bagaimana pendapatmu jika yang aku bicarakan benar-benar ada pada diri saudaraku? Rasulullah SAW menjawab, jika yang kau bicarakan ada pada diri saudaramu, maka engkau sungguh telah mengghibahinya. Sedangkan jika yang engkau bicarakan tidak terdapat pada diri saudaramu, maka engkau sungguh telah mendustakannya. (HR. Muslim)

3. Namimah atau Adu Domba.

Rasulullah SAW. bersabda:

ู„ูŽุง ูŠูŽุฏู’ุฎูู„ู ุงู„ู’ุฌูŽู†ูŽู‘ุฉูŽ ู‚ูŽุชูŽู‘ุงุชูŒ

โ€œTidak akan masuk surga, orang yang qattat (yakni ahli namimah).โ€ (HR. Al-Bukhari dari Hudzaifah z)

Dalam sebuah riwayat dalam Shahih Muslim:

ู„ูŽุง ูŠูŽุฏู’ุฎูู„ู ุงู„ู’ุฌูŽู†ูŽู‘ุฉูŽ ู†ูŽู…ูŽู‘ุงู…ูŒ

โ€œTidak akan masuk surga, ahli namimah.โ€

4. Sumpah Palsu.

Sumpah palsu termasuk kedalam dosa besar. seperti yang terdapat dalam hadis berikut :

ุญูŽุฏู‘ูŽุซูŽู†ูŽุง ู…ูุญูŽู…ู‘ูŽุฏู ุจู’ู†ู ู…ูู‚ูŽุงุชูู„ู ุฃูŽุฎู’ุจูŽุฑูŽู†ูŽุง ุงู„ู†ู‘ูŽุถู’ุฑู ุฃูŽุฎู’ุจูŽุฑูŽู†ูŽุง ุดูุนู’ุจูŽุฉู ุญูŽุฏู‘ูŽุซูŽู†ูŽุง ููุฑูŽุงุณูŒ ู‚ูŽุงู„ูŽ ุณูŽู…ูุนู’ุชู ุงู„ุดู‘ูŽุนู’ุจููŠู‘ูŽ ุนูŽู†ู’ ุนูŽุจู’ุฏู ุงู„ู„ู‘ูŽู‡ู ุจู’ู†ู ุนูŽู…ู’ุฑููˆ ุนูŽู†ู’ ุงู„ู†ู‘ูŽุจููŠู‘ู ุตูŽู„ู‘ูŽู‰ ุงู„ู„ู‘ูŽู‡ู ุนูŽู„ูŽูŠู’ู‡ู ูˆูŽุณูŽู„ู‘ูŽู…ูŽ ู‚ูŽุงู„ูŽ ุงู„ู’ูƒูŽุจูŽุงุฆูุฑู ุงู„ู’ุฅูุดู’ุฑูŽุงูƒู ุจูุงู„ู„ู‘ูŽู‡ู ูˆูŽุนูู‚ููˆู‚ู ุงู„ู’ูˆูŽุงู„ูุฏูŽูŠู’ู†ู ูˆูŽู‚ูŽุชู’ู„ู ุงู„ู†ู‘ูŽูู’ุณู ูˆูŽุงู„ู’ูŠูŽู…ููŠู†ู ุงู„ู’ุบูŽู…ููˆุณู

Dosa besar ialah menyekutukan Allah, durhaka kepada orangtua, membunuh, & bersumpah palsu. [HR. Bukhari No.6182].

misalnya begini; ada seorang pencuri yang kedapatan mencuri oleh warga sekitar. lalu si pencuri tersebut bersumpah bahwa ia telah meminta izin kepada si pemilik barang, padahal ia terang-terangan telah ketahuan mencuri. hal seperti ini bisa digolongkan kedalam sumpah palsu serta berbohong. Maka, selain mendapat dosa atas sumpah palsunya ia juga berdosa atas dusta yang ia lakukan.

5. Melihat dengan Syahwat.

mengenai melihat lawan jenisnya dengan syahwat. Untuk ilustrasinya seperti ini, ada salah seorang remaja sebut saja si Fulan yang ingin berbelanja taโ€™jil dipasar Ramadhan, namun disela ia mencari taโ€™jil yang enak untuk berbuka puasa. Si Fulan itu tidak sengaja melihat seorang remaja putri, Fulin namanya yang ingin membeli taโ€™jil juga dengan mengenakan pakaian yang ketat dan dapat membangkitkan gairah si Fulan tersebut. Sehingga Fulan yang tidak memiliki iman yang kuat itu, malah keterusan melihatnya menjadi sengaja. Nah, seperti itulah kira-kira.

Semoga kita tidak melakukan lima hal diatas ketika puasa di bulan Ramadhan dan diluar Ramadhan agar Puasa yang kita lakukan tida bernilai sia-sia. Semoga post ini bermanfaat bagi pembaca semua. Kerjakan perintah agama kita dengan ilmu agar tida tersesat ๐Ÿ™‚

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s